6 Jenis Ayam Aduan

6 Jenis Ayam Aduan Terbaik

6 Jenis Ayam Aduan – Budaya untuk Adu ayam merupakan budaya leluhur di indonesia, banyak nenek moyang kita sudah melakukan tradisi tersebut dari dahulu kala.

Memiliki ayam Aduan yang gaco bisa menjadi kepuasan tersendiri terlebih jika Anda memelihara ayam tersebut dari bahan dan Anda latih hingga menjadi ayam yang luar biasa kuat.

Sayangnya masih banyak pemain yang menggunakan ayam aduan ini sebagai sarana berjudi, di indonesia sendiri sabung ayam atau judi ayam termasuk dalam pidana.

Saat ini ayam Aduan yang paling populer adalah Ayam Bangkok, tapi faktanya banyak jenis lain dari ayam Aduan yang tidak kalah populer.

Keunikan serta kemampuan mereka pun tidak kalah dari Ayam Bangkok. Sebagian besar berasal dari negera Asia seperti Thailand, Birma, Brazil, Vietnam juga Jepang. 6 Jenis Ayam Aduan

Artikel ini akan membahas beberapa jenis di antaranya yang populer dikalangan banyak pemain ayam Aduan ini.

  • Ayam Bangkok

Menempati posisi pertama dari jenis-jenis ayam Aduan lain adalah ayam Bangkok yang berasal dari Thailand. Pertama kali diperkenalkan oleh banyak pemain sabung ayam di tuban, jawa timur. Yap, ayam ini paling familiar di telinga masyarakat Indonesia khususnya di kalangan penggemar ayam Aduan.

Ayam bangkok tidak seperti ayam lain, penyebaran ayam ini sangat cepat, di Indonesia sangat mudah menemukan ayam bangkok. Selain itu harga ayam bangkok tidak terlalu tinggi seperti jenis ayam Aduan lainnya kecuali untuk ayam bangkok jawara atau sudah memiliki prestasi, harga ayam bangkok jawara lebih tinggi dari biasanya.

  • Ayam Brazilian

Sesuai namanya, ayam ini berasal dari negara Brazil, popularitasnya lumayan tinggi. Ayam ini salah satu keturunan dari ayam shamo yang asalnya dari jepang, kemudian dengan seiringnya waktu ayam ini lalu dikembangbiakkan didaerah kepulauan amerika selatan.

Ayam Bangkok di kenal sebagai Aduan sejati, tidak hanya cepat dan kuat di atas arena tarung, ayam bangkok juga di anggap ayam yang paling jalan otaknya atau paling cerdas saat di arena pertarungan dalam hal mencari cara ampuh untuk merobohkan lawan.

Ayam ini memiliki warna bulu yang khas yaitu cokelat kekuning-kuningan. Dari bentuk postur ciri ayam ini hampir sama dengan ayam pelung yang mempunyai tubuh tinggi besar. 6 Jenis Ayam Aduan

Jenis ayam Brazilian terkenal dengan gaya bertarung yang lincah dan cerdas. Pecinta ayam Aduan di Indonesia rela merogoh kocek mahal-mahal demi memiliki Ayam Brazil. Tak hanya piawai menari di atas arena adu ayam, namun juga jago menghempaskan lawan dengan kecepatan pukulannya yang tak terduga.

  • Ayam Burma

Ayam Burma atau ayam Birma adalah jenis ayam Aduan yang berasal dari Myanmar. Di kenal juga sebagai ayam Aduan sejati yang tak kenal rasa takut. Saat bertarung, Ayam Burma meiliki semangat yang luar biasa untuk memenangkan pertarungan. Memiliki style bertarung begitu ofensif dan Full Attack, menyerang dan menyerang langsung ke arah lawan.

Style tarung Full Attack yang di milikinya diringi dengan akurasi pukulan tinggi yang membuat ayam ini menjadi ayam yang Full Speed. Namun, bentuk dan ukuran ayam Burma kecil 2 -2,5 kg, tulangnya juga kecil dan tipis. Tidak lengkap rasanya jika tak memiliki ayam pejantan dari Brazil ini sebagai salah satu koleksi berharga.

Mata bulat melotot, paruh lebih kecil, muka dan badan kurang kekar. Warna bulu umumnya warna tanggung kurang matang. Badan lebih banyak bulu, bulu sayap tebal dan panjang. Ayam Burma 100 persen asli masih ada tanda putih di kuping, sebagai bukti ayam tersebut jenis ayam liar.

  • Ayam Shamo

Ayam Shamo berasal dari negara Jepang, di kenal juga dengan julukan “Ninja Mini dari Jepang“. Disebut demikian karena ayam shamo dikenal dengan ayam yang bergerak cepat serta mempunyai pukulan yang luar biasa akurat mengenai lawannya dan mematikan.

Meskipun di juluki Ninja Mini tapi jangan terkecoh, di bandingkan ayam Aduan lainnya, bentuk fisik ayam Shamo paling atletis, postur tubuh tinggi tegap mampu menegakkan badan hingga 95 derajat saat berdiri.

Tak jarang ayam ini mampu memiliki bobot 4 -7 kg, menjadikannya ayam Aduan dengan postur terberat dan hanya mampu di tandingi dengan ayam yang berukuran sama.

Ciri fisik: memiliki jengger belah tiga (walnutcomb), mata cerah, paruh besar dan kuat. Ujung sayap agak sedikit keluar dari tubuh, sendi sayap jelas mengarah ke atas, paha kuat berotot dan terlihat jelas.

Bahu yang menonjol dan sayap yang kuat pendek mengarah ke bawah. Kulit merah pada dada yang tidak memiliki banyak bulu serta memiliki dada bidang.

Garis ekor horizontal, searah punggung atau di antara garis punggung. Warna bulu betis kuning atau kuning dengan bercak hitam untuk ayam dengan dominasi warna hitam. Berat ayam jantan berkisar 5,6 kg dan betina berkisar 4,8 kg.

  • Ayam Bali

Ayam Bali dikenal juga dengan sebutan ayam Olagan. Ayam ini berasal dari pulau Bali. Pejantannya dapat dipelihara guna dijadikan sebagai ayam Aduan.

Sedangkan ayam betina bisa dijadikan sebagai penghasil telur dengan produksi telur yang tinggi. Menurut informasi, pejantan ayam Bali ini kurang tangguh dalam aduan, seringnya jika telah terpukul oleh lawan sering sekali menghindar seperti akan kabur.

Namun pukulannya tidak kalah dengan ayam aduan layaknya ayam Bangkok dan ayam Birma. Keunggulan dari ayam Bali / Olagan adalah lebih tahan terhadap penyakit dari pada ayam kampung.

Untuk saat ini populasi ayam Bali dikabarkan terus mengalami penurunan hal ini disebabkan warga Bali tidak menggunakannya untuk dipakai dalam upacara persembahan, sehingga jarang di pelihara. 6 Jenis Ayam Aduan

  • Ayam Ciparage

Ayam Ciparage adalah ayam Aduan asli indonesia yang tepatnya berasal dari desa cimalaya, ciparage karawang, konon ayam ini keturunan ayam dari Adipati Singaperbangsa yang biasa di buat ayam Aduan pada jaman kerajaan abad ke-17.

Namun ayam ini sudah sangat sulit untuk di temukan atau hampir punah, akibatnya ayam Aduan yang berkembang di Indonesia digantikan dengan ayam Bangkok asal Thailand.

Warna asli jenis ayam ini tidak jauh berbeda dengan ayam Bangkok terdiri dari kuning (keemasan), hitam, coklat, putih.

Dahulu jenis ayam ini terkenal sebagai ayam yang tangguh di arena aduan. Postur tubuh yang tinggi, ramping dengan kaki kuat dan taji mencuat runcing, sanggung merobohkan lawan dalam waktu relatif singkat.

Ciri ayam Ciparage: Ukuran tubuh lebih kecil dari ayam Bangkok bobot berkisar 2,5 kg. Jenggernya tunggal, bilah, berukuran kecil, bergerigi kecil-kecil berwarna merah pucat. Pial sepasang dan cuping teling berukuran kecil dengan warna merah pucat juga. Kepala berbentuk bulat. Mata sedikit menjorok ke dalam, tajam berapi-api.

Paruh pendek, kokoh, warnanya kuning pucat. Dada bidang dengan bulu badan pendek-pendek dan keras. Tulang sayap kuat, menempel ketat pada badan. Bulu ekor pokok panjang melengkung. Kaki sedikit lengkung, berwarna putih kekuning-kuningan.

Telapak kaki berwarna kuning pucat. Taji besar panjang, melengkung, tajam berwarna putih kekuning-kuningan. Sifatnya sangat agresif. Menghasilkan telur 10-14 butir per periode. 6 Jenis Ayam Aduan

Tips Meruncingkan Dan Memotong Jalu Ayam Aduan s128

Sebagaimana yang telah diketahui oleh para pecinta dan penghobi sabung ayam, jalu atau taji merupakan senjata andalan yang berupa kuku tajam nan kuat yang digunakan oleh ayam petarung untuk melukai lawannya. Pada beberapa kasus tertentu jalu atau taji ayam ini bahkan dapat mengakibatkan kematian pada lawan di arena pertarungan.

Jalu atau taji ayam memiliki dua lapisan di bagian luar, yaitu lapisan tulang keras di dalam dan di luar merupakan lapisan yang lebih lunak. Pertumbuhan jalu ayam akan terus berlanjut sampai ayam tersebut mati.

Banyak penghobi dan pecinta sabung ayam yang memotong taji pada ayamnya dengan maksud tujuan agar ayamnya terlihat lebih muda, agar bisa menggandeng ayam yang memiliki taji yang sama atau dimaksudkan ayam tersebut dapat di jadikan ayam bertipe pukul. Ada juga yang dijadikan sebagai bapakan ayam agar induk betina tidak terluka oleh taji saat melakukan perkawinan. Dan tujuan lainnya mungkin di sebabkan oleh taji kiri dan taji sebelah kanan yang tidak sama rata.

Berikut ini adalah beberapa tips untuk meruncingkan serta memotong taji pada ayam petarung anda

– Sebelum mengiris taji, siapkan lilin penerangan

Potong lilin tersebur kurang lebih seujung jari, lalu tumbuk sampai halus menjadi bubuk. Iris atau seset mirinig menggunakan tajam atau silet. Teliti terlebih dahulu bentuk jalu dan usahakan pemotongan berlawanan arah dengan arah jalu, lalu potong setengah panjang jalu dengan cara menyerong dari tengah smapai ujung, perhatikan pula arah jalu muda yang ada di dalam kulit jalu dan usahakan tidak mengenai bagian dalam yang lunak. Perhatikan juga arah irisan, harus dibuat sepaya arah jalu tetap “JAHAT”. Biasanya arah irisan menghadap ke belakang arah jari kelingking. Dengan diiris hati hati, jalu jadi pendek sesuai keinginan dan jalu tetap tajam. Tapi jalu yang berdarah. Luka jalu yang berdarah dioles serbuk lilin sambil di tekan. Butiran serbuk lilin akan menutupi pori-pori jalu yang berdarah.

– Cara lain memendekkan jalu ayam tanpa mengeluarkan darah

Caranya adalah siapkanlah sebatang kayu ukuran 5×5 cm atau benda lain yang serupa. Jalu ayam dipukul pukul dengan menggunakan kayu atau benda tersebut selama kurang lebih 5 menit sampai kaki ayam kesemutan. Kesemutan ditandai dengan aliran darah pada sisik kaki ayam sudah berubah agak pucat dan kaki ayam lemes. Memukul mukul jalu dengan kayu atau benda sejenisnya harus dilakukan dengan cepat dan ringan. Setelah itu baru di runcingkan jalunya dengan menggunakan cutter atau pisat lipat, penggunaan rivanol atau alkohol hanya untuk mencegah infeksi.

Cara untuk memendekkan Jalu/Taji ayam :

– Sediakanlah alat dan bahan : gergaji besi tajam, lilin penerangan, minyak sayur. Siapkan serbuk lilin dengan cara memarut lilin supaya jadi serbuk. Kumpulkan serbuk lilin kurang lebih sampai setengah sendok teh. Dilakukan di pagi hari karena peredaran darah ayam belum normal, berbeda memotong jalu ayam di siang hari akan lebih banyak darah yang keluar. Gendong ayam dengan kedua kaki di pegang dan jangan sampai berontak, oleskan kedua sisi gergaji besi dengan minyak sayur potong jalu dengan irama yang konstan dan stabil. Sampai tahap ini, kalau semua lancar seharusnya jalu tidak berdarah. Kalau jalu sampai mengeluarkan darah, maka hentikan pendarahan dengan cara : ambil serbuk lilin, dan oleskan ke bagian yang mengeluarkan darah sambil di tekan pada lukan bekas potongan.

– Memotong Jalu sampai habis. Cara ini dilakukan apabila tidak menginginkan si Jago penya jalu sama sekali, yaitu dengan cara potong jalu dekat dengan ruas kaki menggunakan gergaji besi dengan tempo cepat sehingga akan mengurangi pendarahan, apabila pendarahan terjadi, bisa menggunakan cara lilin di atas atau dengan mengoleskan bubuk kopi sebagai enzim penghambat dan cara lainnya adalah menempelkan besi panas ke bagian luka terbuka sampai darah berhenti.

Faedah Daging Katak Untuk Ayam Aduan

Hewan dengan bentuk badang kurus, berwarna hijau/coklat, kaki yang panjang, jalannya berlompat dan sering ditemui ketika berada di sawah apalagi kalau bukan katak namanya. Dengan tubuh yang menjijikkan untuk wanita, ternyata daging katak sangatlah bergizi serta berfaedah untuk pertumbuhan ayam aduan.

Untuk memberikan katak untuk ayam aduan kita, sebenarnya harus dilakukan dengan teliti, dikarenakan kulit pada katak mengandung bakteri yang dapat mengancam kesehatan dari ayam aduan kita.

Serta pemberian daging katak kami anjurkan untuk memberikan pada bagian paha saja serta memberikan kepada ayam 3 hingga 4 kali dalam jangka waktu seminggu sekali. Untuk memberikan dorongan stamina serta penambah tenaga kepada ayam, berikut ini kami akan menjelaskan faedah daging katak untuk ayam aduan anda :

Kandungan Gizi Pada Daging Katak

Daging katak memiliki beberapa faedah yang banyak yang diperlukan oleh ayam aduan. Bila anda pernah ke negera cina, di rumah makan sekitaran sana hampir rata-rata menjual daging katak karena memang daging katak merupakan makanan yang sangat lezat seperti daging ayam anda boleh mencobanya sekali – kali. Serta menurut informasi yang dilansir dari Food Weight, kandungan per 100gr daging amfibi ini, seperti berikut :

– Kandungan Energi pada katak = 73 kkal
– Kandungan Protein pada katak = 16,4 gr
– Kandungan Lemak pada katak = 0,3 gr
– Kandungan Kalsium pada katak = 18 mg
– Kandungan Fosfor pada katak = 147 mg
– Kandungan Zat Besi pada katak = 1 mg
– Kandungan Vitamin A pada katak = 0 IU
– Kandungan Vitamin B1 pada katak = 0,14 mg

Faedah Daging Katak

Setelah membaca berbagai kandungan yang terapat pada daging katak, apakah anda tertarik untuk memberikan daging katak untuk dikonsumsi? Untuk sebagian besar orang memang masih ragu akan mengkonsumsi hewan amfibi satu ini. Namun, bukan hanya kandungan gizi yang terdapat pada daging katak, namun terdapat berbagai macam faedah yang berguna untuk tubuh ayam aduan anda. Berikut akan kami jelaskan faedahnya gan.

> Daging katak mempunyai faedah sebagai sumber energi dan mempu membentuk otot ayam aduan dengan kandungan protein yang tinggi dalam daging katak tersebut. Yang pastinya akan berguna dan amat penting untuk keseharian ayam aduan anda.

> Banyak peneliti yang tahu bila kulit yang melekat pada daging katak memiliki kandungan beberapa zat yang berperan untuk membunuh mikroba yang menjadi pemicu penyakit. Riset mengatakan jika beberapa zat yang terdapat pada kulit katak dapat digunakan menjadi antibiotik untuk manusia, dan untuk ayam aduan yang mengonsumsinya.

> Daging katak yang dapat mempercepat penyembuhan luka pada ayam aduan anda saat sesudah bertarung dalam arena sabung ayam, daging katak tersebut sangatlah bermanfaat untuk mempercepat penyembuhan luka secara alami dari tubuh ayam aduan.

> Daging katak mempunyai kandungan fosfor dan kalsium yang sangat cocok untuk dapat memenuhi kebutuhan kalsium ayam aduan agar mempunyai tulang yang kokoh serta kuat.

Kelebihan Dan Kelemahan Sisik Kaki Batu Rantai

Bagi seluruh ayam, tentu bagian pada kakinya sebagai faktor utama pendukung kemenangan saat bertarung didalam arena. Bahkan banyak pemain sabung ayam menilai bahwa kemampuan ayam tersebut dapat juga dilihat dari bentuk kakinya. Selain kaki yang digunakan untuk membela diri, kaki ayam juga merupakan tempat untuk ditumbuhi sepasang taji tajam untuk melukai lawan. Oleh karena itu, kaki ayam aduan adalah bagian dari fisik ayam yang perlu dipertimbangkan untuk memilih seekor ayam sebagai ayam petarung karena akan sia-sia jika ayam dengan tehnik bagus.

Namun memiliki kaki yang kurang bagus dan hal itu akan berdampak pada pukulan yang tidak mempunyai efek negatif atau pukulan tidak dirasa lawan. Adapun model kaki ayam aduan banyak jenisnya; ada ayam aduan sisik batu rantai, sisik batu lapak bahkan juga ada sisik satria sinekti, namun kali ini yang akan kami bahas adalah sisik ayam batu rantai.

Ayam disebut sisik kaki batu rantai apabila memiliki ciri-ciri di bagian bawah jari ada sisik sisik yang berderet keujung jari dan sisik tersebut terdapat di bagian jari saja, jika sisik tersebut terdapat pada bagian tengah telapak kaki dan jari itu dinamakan sisik batu lapak.

Sisik kaki ayam batu rantai dikenal sebagai ayam berkaturanggan atau ayam yang memiliki Kelebihan tersendiri dibandingkan dengan ayam pada umumnya karena ayam dengan sisik kaki batu rantai tersebut memiliki Kelebihan pada pukulannya yang mempunyai efek negatif terhadap lawan. Adapun Kelebihan ayam aduan yang mempunyai sisik kaki batu rantai adalah sebagai berikut:

– Ayam memiliki mental kuat.
– Ayam lebih ulet, walaupun mempunyai tehnik sederhana namun sulit ditaklukkan.
– Mempunyai pukulan yang terasa pedas dan sakit.
– Mempunyai efek pukulan yang merusak saraf.
– Stamina mudah kembali jika terkena air.

Selain mempunyai Kelebihan, ayam dengan sisik kaki batu rantai tersebut juga mempunyai kelemahan, diantaranya:

– Mempunyai langkah kaku dan kadang seperti robot.
– Rentan terkena penyakit bubulan.
– Lebih cocok sebagai ayam pukul dan kurang cocok sebagai ayam taji.
– Warna rawis yang cocok dengan sisik baturantai adalah warna merah, karena warna tersebut disegani ayam lain.
– Sisik batu rantai tersebut kurang cocok untuk kaki basah/kaki sisik kurang kering.

Adapun untuk memutupi kekurangannya dalam berlaga hendaknya jangan mencari gandengan dengan ayam sisik naga temurun, karena ayam tersebut juga memiliki pukulan yang setara.

Pukulan Ayam Hebat Dan Berkualitas

Bagi ayam aduan, pukulan merupakan kunci utama yang digunakan untuk membantai setiap lawan-lawannya. Perlu diketahui, ada pula beberapa jenis pukulan ayam aduan, mulai dari pukulan gletak, pukulan KO, pukulan keras, pukulan dahsyat dan pukulan yang mematikan. Tentu dari nama-nama pukulan tersebut sangat membahayakan bagi setiap lawan-lawannya.

Tentu semua jenis pukulan ayam aduan yang berkualitas juga punya kelemahan masing-masing jika tidak diimbangi dengan tehnik yang tepat. Sebagai contoh jika ayam aduan memiliki pukulan samping yang dashyat jika tidak diimbangi dengan kecakutan/nepuk/kecepatan dalam memukul, maka pukulan tersebut tidak ada artinya apabila melawan dengan ayam tehnik yang aktif dalam bergerak, terlebih lebih jika berhadapan dengan ayam yang susah dipegang, karena pukulan samping merupakan salah satu pukulan ayam aduan yang mudah dihindari oleh ayam.

Seekor ayam aduan dengan pukulan ayam hebat dan berkualitas adalah keinginan terbesar bagi para penghoby sabung ayam. Terlebih lagi jika ayam tersebut mempunyai tehnik yang indah untuk dilihat. Ayam aduan yang berkualitas tidak hanya mengandalkan pukulannya saja melainkan juga harus mempunyai tehnik yang indah. Untuk itu, sebagai penghoby sabung ayam aduan hendaknya memilih ayam dengan pukulan yang hebat berkualitas dengan dilengkapi tehnik indah adalah merupakan prioritas utama dalam memilih ayam aduan.

Ayam aduan bisa dikatakan mempunyai pukulan berkualitas apabila jenis pukulan dilakukan dengan cara dan sasaran yang tepat, misalkan ayam dengan pukulan depan, pukulan depan yang bagus mengarah kekepala terlebih lebih jika ayam yang bertaji, pukulan akan lebih berbahaya. Dan berikut ini pukulan ayam aduan hebat dan berkualitas:

Pukulan Depan

Pukulan ayam aduan dari arah depan merupakan pukulan ayam aduan s128 yang paling efektif dan bisa dibilang sebagai pukulan berakurat, karena ayam akan sulit menghindar jika mendapatkan pukulan dari arah depan. Hal itu dikarenakan langkah ayam aduan diwaktu bertarung saat dipegang hanya bisa melangkah tiga arah; yaitu dari depan, samping kiri dan samping kanan.

Adapun pukulan depan yang bagus harus mengenai daerah kepala, muka dan sambungan leher. Jika pukulan semacam itu dimiliki oleh ayam yang mempunyai pukulan keras maka bisa berakibat fatal. Oleh karena itu pukulan ayam bisa juga disebut dengan pukulan gletak atau pukulan KO bahkan bisa juga menjadi pukulan mati.

Pukulan Samping

Pukulan ayam aduan dari arah samping juga bisa dikataan berbahaya dan berkualitas jika tepat sasaran dan mengena diantara sambungan leher, baik pukulan yang dilontarkan dari samping kiri ataupun kanan. Adapun pukulan ayam aduan dari samping bisa dikatakan berkualitas jika ayam mampu melakukan pukulan dengan cepat, karena jika pukulan samping tidak dilakukan secara cepat akan menjadi pukulan yang terbuang, sebab sedikit saja ayam lawan bergerak pukulan tidak mengena dan akan menjadi sia-sia.

Kedua jenis pukulan tersebut merupakan pukulan ayam yang berkualitas baik bagi ayam yang bertaji maupun tidak bertaji. Adapun selain dari pukulan ayam aduan seperti diatas masih ada pukulan yang lainnya, seperti; pukulan dari arah belakang dan pukulan serong. Namun pukulan ayam tersebut kurang efektif dan akan terbuang sia-sia jika ayam yang dihadapi adalah ayam tehnik yang sulit dipegang.